Thursday, 19 January 2012

edisi sakit

So, here I am ! membajak kamar papa, nonton metro TV, dan menjelajah dunia maya sambil blogging (baca : nyobain wifi baru d rumah. Ternyata asik dan menyenangkan heheh). Btw, hari ini saya harusnya ada di ruang kerja saya di SITH ITB untuk menyelesaikan tugas-tugas dan amanah dari salah satu dosen. Mwiii ... tapi sayangnya saya terserang virus genus Morbilli, ya saya menderita campak.

Awalnya saya merasa demam dan linu di seluruh tubuh. Saya pikir tamu bulanan mau dateng, tapi ko ga dateng2. Hingga pada hari kedua demam, suhu badan saya sangat tinggi. Dan di hari ketiga, badan saya meraaahhh semuaaa.. seperti udang rebus. Barulah saya yakin bahwa saya menderita sakit campak.

Well, kalau diingat-ingat, saya juga mengalami sakit akibat virus 2 tahun yang lalu. Saya sakit Demam berdarah dan cacar secara berturut-turut selama 3 minggu pada bulan Februari dan Maret 2010. Saat itu saya pikir saya akan segera meninggal mengingat betapa nggak enaknya sakit DBD di rumah sakit dengan makanan hambar dan ga nafsu makan. Rasanya pengen marah sampe suatu ketika sahabat saya, Yasir mengirimkan sms “Ini saatnya pengguguran dosa, say. Nikmatin aja. Nanti juga lewat”. Saya bisa menerima kata-katanya karena Yasir sudah lebih dulu melewati masa-masa sulit saat harus menderita malaria dan DBD dengan pendarahan di organ dalam secara bersamaan setahun sebelumnya.

Btw, kali ini saya ingin membagi beberapa pengalaman dan tips tentang penyakit-penyakit yang disebabkan oleh virus yang pernah saya alami bonus tips tentang sakit tipus (yang ini karena bakteri) heheh.

Penyakit karena virus.

DBD

Menurut hasil kuliah virologi saya di semester (berapa yaa..mikir dulu) 4, terdapat 4 jenis virus DBD yang menhasilkan 4 jenis penyakit DBD. Saya sendiri gatau waktu itu saya sakit DBD tipe berapa. Yang jelas, pas saya DBD waktu itu, saya berdoa semoag itu DBD yang pertama dan terakhir. Karena ada salah seorang temen mama yang cerita bahwa anaknya terserang keempat tipe DBD tersebut. Bikin saya makin ngeri mendengarnya.

Oke, seperti penyakit krn virus pada umumnya, penyakit DBD ini awalnya panas mendadak tiba-tiba dan langsung tinggi serta langsung lemas. Gejala umumnya panas tinggi (lebih dari 38oC), mual, pusing dan kepala terasa seperti ditusuk-tusuk di bagian belakang, dan tidak nafsu makan. Ketika tes darah, yang pasti nilai trombosit kita di bawah batas normal. Penyakit ini biasanya punya trend seperti ini : nilai trombosit turun terus selama 3 – 4 hari, stabil rendah (2 hari), lalu naik lagi (2 hari). Biasanya di masa kenaikan trombosit pasien belum boleh pulang dari rumah sakit hingga nilai trombositnya kembali normal karena itulah masa kritis. Hal yang sangat tidak menyenangkan dari penyakit ini adalah pusing dan mual luar biasa sehingga tidak bisa tidur dan makan. Sedihnya. Untungnya, suster suka memberi “obat tidur” sehingga pasien gampang tidur dan pasien ga punya pantangan makan sehingga bebas makan apapun selain makanan pedas (bagi saya ini penyiksaan).

Tips bagi penderita DBD, minumlah sari kurma sebanyak-banyaknya. Insya allah akan memeprcepat masa pemulihan. Teman saya yang menderita DBD setelah saya hanya dirawat di rumahsakit selama 3 hari karena dia minum sari kurma 5 kali sehari. Sedangkan saya 6 hari di rumah sakit karena saya males minum sari kurma. Heheh. Lalu, makanlah apapun yang kalian inginkan karena tidak ada pantangan makan sedangkan kalian tidak nafsu makan. Maka, apapun yang kalian anggap enak, makanlah. Demi asupan energi dan nutrisi tubuh.

Sepulang dari rumah sakit, atau di masa penyembuhan, makanlah sebanyak-banyaknya untuk membangun sel-sel tubuh lagi dan minumlah VCO (virgin coconut oil). Percayalah, minyak dari tumbuhan primadona nusantara ini merupakan anugerah Tuhan yang luar biasa. VCO mengandung asam lemak yang bisa menagkal virus dan bakteri serta memperbaiki metabolisme. Setelah DBD, masa penyembuhan biasanya 1 bulan. Terasa sangat lemas dan telmi. Maka, minumlah vitamin yang banyak dan hindari sumber penyakit, lingkungan kotor, atau makanan dengan higienitas kurang baik.

CACAR AIR

Inilah penyakit yang saya derita seminggu setelah saya DBD. Jackpot banget deh. Alhasil saya ga masuk kuliah selama 3 minggu..ckckck...

Gejala utama cacar air tiap orang berbeda, tapi kalo saya ada fase demamnya dulu. Saya merasakan demam selama 2 hari lalu tiba-tiba, menemukan benjolan berisi air. Saya langsung curiga itu cacar. Sehari kemudian, benjolan lain muncul di bagian yang lain.. Bila demikian, pergilah ke dokter dan mintalah obat. Biasanya dikasih obat dan salep “Acyclovir”. Penyakit ini akan berlangsung selama 1 minggi-10 hari. Fase pertama adalah kemunculan benjolan air, fase selanjutnya adalah pengeringan benjolan tersebut. Fase terakhir inilah fase penyebaran virus ke calon penderita lain. Hehehhe..makanya, hati2 ya..

Tips saya bagi penderita cacar:

1. Minumlah dan oleskan VCO sejak awal kalian menemukan benjolan cacar. Sungguh itu sangat berkhasiat karena membuat cacar anda tidak meninggalkan bekas (kecuali yang terkelupas) dan penyembuhan lebih cepat.

2. Mandilah dengan air hangat , cairan dettol/peka, dan gunakan sabun dettol.

3. Minumlah air kelapa hijau asli , ini terbukti mengurangi jumlah benjolan yang ada di tubuh.

4. Sering-seringlah berganti pakaian ketika berkeringat

5. Jangan menggaruk benjolan kalau anda tak ingin bekas yang tidak hilang seumur hidup : so bad to be seen lhoo..

CAMPAK

Awalnya demam 2 malam dan di hari ketiga, muncullah ruam-ruam merah di sekujur tubuh. Tipsnya ? mirip dengan tips cacar. Hahahha... ga seru.. yayaya... soalnya emang agak mirip sih, tapi butuh lebih banyak istirahat aja...

PENYAKIT KARENA BAKTERI

TIPES

Inilah penyakit karena kurang bersihnya makanan kita. Jadi, tipsnya ya kurangi makanan jorok. Heheh... kurangi makanan pedas dan.. minumlah jus cacing ! serius. Alhamdulillah saya terbebas dari sakit tipes setelah minum jus cacing.. jus ini bisa diperoleh di toko / apotek yg jual obat tradisional.

Well, sekian tips dan sharing dari saya. Semoga bermanfaat yaa...

Sakit emang gabisa ditolak, tapi bisa dihindari dan disikapi dengan bijaksana.. kabar baiknya, sakit adalah fasilitas penggugur dosa dan momen pengabulan doa lhoo... makanya, tetap semangat beribadah ya walaupun sakit. Hehhehe...

Sunday, 18 December 2011

road to graduation day


SYUKURAN WISUDA SITH, 28 Oktober 2011

ini adalah agenda rutin SITH, dan semua fakultas di ITB untuk mengadakan syukuran atas keberhasilan mahasiswanya menempuh pendidikan. ehm, overall menyenangkan karena kami saling memperkenalkan orang tua masing-masing kepada dosen dan teman-teman kami.. Kami menemukan keluarga yang bertambah besar di sini.. Kami adalah keluarga besar SITH..

inilah kami..

saya, Bu Dea (Kaprodi mikrobiologi yg kami banggakan), Hawa

Geng Mikroakuatik

foto dengan mamih (Bu Pingkan) she is inspiring !


GRADUATION DAY ..

this is me !

29 Oktober 2011. Hari yang bersejarah bagi saya dan keluarga saya, karena dapat mempersembahkan kelulusan ini untuk mama papa.. malaikat yang selalu melebarkan sayapnya untuk memberi saya surga sekaligus membisikkan saya mengenai makna kehidupan..

Ferdy, Bu Anis (mama protokoler), dan saya


Pembukaan sidang,

Lagu Indonesia raya, mengheningkan cipta

Janji lulusan ITB

Pidato rektor,, saat ini, nama saya dan astri disebut sebagai mahasiswa berprestasi karena telah membawa karya TA ke LIYSF.

Pengumuman wisudawan spesil oleh wakil rector bidang akademik.

Pemanggilan wisudawan… “Yosi Ayu Aulia”

Maka saya yakinkan bahwa saya mengenakan kebaya terbaik, mempersembahkan senyuman terbaik, dan berjalan anggun dengan hati-hati.. Saya bersalaman dengan Pak Akhmaloka, Bu Pingkan, Bu Dea, kemudian turun podium.. saya resmi menjadi sarjana,, saya telah dilepaskan ITB untuk siap berkarya nyata bagi bangsa.. Saya bukan lagi iron stock, melainkan besi yang sudah tretempa dan siap membangun bangsa..

Saya berjalan ke arah belakang podium untuk mnegambil ijazah.. dan saat itulah hal yang mengharukan terjadi..

*epilog, sebelumnya saya melihat salah seorang guru besar turun dari podium dan berjalan ke belakang. mungkin ke toilet, pikir saya. Ah, tapi nanti beliau tak melihat saya dipanggil ke depan..

Namun ketika saya berjalan menuju tempat pengambilan ijazah, beliau telah ada di sana menyambut saya dengan senyum lebar dan tangan terbuka..

“Yosii… selamat yaa..” Ah, hampir air mata saya jatuh.. kami bersalaman dan saya tidak melewatkan kesempatan itu. Saya genggam tangannya erat, berharap semoga rasa syukur, merasa terhormat, dan terima kasih yang begitu besar dapat langsung tersalurkan.

“Om, terima kasih ya.. terima kasih untuk bimbingan dan perhatiannya selama ini.. terima kasih Om.. Tanpa perhatian om, mungkin kami (anak-anak IC) tidak akan di sini..” Suara saya parau, menahan haru.

“Yosi, kamu hebat, selamat yaa..”

“Saya yang berterima kasih … terima kasih, Om..”

“Yosi…” Beliau memgang pundak saya ternsenyum lebar penuh kebanggaan. Sesaat, waktu itu hanya milik kami hingga beliau memecah keheningan, “Dida mana ?”

“Dida belum om, dia nim akhir..”

Dan ketika dida keluar, kami foto bersama di belakang panggung…

Kalau boleh jujur, inilah puncak pertama kebahagiaan saya di hari itu..

mengambil ijazah !


geng KMPA (the only lady lah..) dani,muhsin,yosay,gian,jekim,yasir

Selesai prosesi wisuda dan saya meyakinkan bahwa keluarga saya mendapatkan makanan dan pulang dengan selamat, acara selanjutnya adalah ARAK-ARAKAN !!

icha, ciput, saya sebelum diarak :)

Inilah pesta kami, wisudawan ITB, yang dipersembahkan oleh seluruh teman-teman satu fakultas..

Kami diarak dari sabuga, lapangan saraga, tunnel, SBM, sipil, gerbang ganesha, lalu plaza widya. Selama arak-arakan, saya mendapat banyak bunga dan ucapan dari sahabat-sahabat tercinta..

Di sabuga, saya mendapat dari Intan, Venes, Rendy, Dinna Maul, dan Mikrobiologi 2007

Di Tunnel, saya tiba-tiba diserbu oleh segerombolan anak-anak SITH, “Ka yosaaayyy !!!!” cium pipi, peluk, lalu berbuket-buket bunga… dari hamida, Gibran, Rinda-Via, Mikro 2009, tim mikrobologi analitik

Di sipil, saya mendapat boneka mashimaroo dari Rahma,

Setelah saya hitung, ada 5 buket bunga, 8 kuntum bunga, kartu ucapan, 1 boneka, dan pulpen wisudawan yang menyusul dari irna. Kalau saya boleh jujur lagi, inilah puncak kebahagiaan yang kedua di hari itu.

Kalian sukses membuat saya mengucap syukur terus menerus, mengembangkan senyum saya sepanjang hari.. kalian membuat saya menjadi penjual bunga hari itu.. namun tetap, Kalian adalah pelangi…

Di gerbang ganesha, saya melihat kamu…

Oh, maksudnya saya melihat performance teman-teman arak-arakan yang superkeren ! megundang decak kagum dan tepuk tangan meriah dari selruh wisudawan.

Kemudian kami melintasi himpunan fisika

Hingga tibalah di plaza widya.. setelah orasi dari kahim, kami melempar toga.. tradisi yang bleum ada sebelumnya di ITB.. (setau saya).. ah, saya merasa sangaaatt lega dan bahagia.. kalau saya boleh jujur lagi, inilah puncak kebahagiaan saya yang ketiga.

Prosesi arak-arakan bubar. Haus, capek, senang, laper, gerah. Hossshh…

Saya dan Gibran (partner ber Kahim in crime ! )

big thanks to dodi ! (kahim)

foto bareng presiden KM dan mentri hublu (tizar dan tito, anak IC semua :D)

Saya menungguu dijemput orangtua untuk foto bersama, di ATM BNI. Dan saat itu saya beruntung untuk bisa bertemu lagi dengan teman-teman kabinet,, saya mengucapkan terima kasih atas kesediaan mereka mengatur rangkaian wisuda.. saya berfoto dengan mereka..

Setelah dijemput , saya langsung ke tempat studio foto.. foto keluarga..

Ah, mama papa icha… kelulusan ini untuk kalian.. kalian adalah energy bagi saya..

Terima kasih untuk doa yang selalu tercurah, motivasi yang selalu terucap, dan dukungan yang selalu ada..

Kalian adalah anugerah terindah.. kemudian IC,

dan ITB..


Rangkaian Kelulusan




Meskipun saya telah menyandang gelar sarjana, saya harap tulisan ini belum menjadi basi untuk dipublikasikan.. setidaknya, saya menulis ini dari sudut pandang alumni yang telah memulai untuk berkiprah di masyarakat, berkarya sesuai dengan profesi.

Mengenang kelulusan, mengenang TA, seminar, skripsi,

siding, kebaya, mengingat janji sarjana ITB..

Napak tilas tugas akhir.

Tugas akhir saya bertema akuakultur. Apakah itu akuakultur? Menurut definisi versi saya, akuakultur adalah bidang ilmu tentang sains dan teknologi budidaya hasil kekayaan perairan. Misalnya, mengkultur mikroalga sebagai bahan pangan atau obat-obatan (Chlorella, pasti tau kan yaa), trus rumput laut untuk bahan baku agar-agar, ikan, udang, dan berbagai hasil budidaya perairan. Nah, tugas akhir saya kali

ini berbudidaya udang putih dengan menggunakan bio

flok. Bioflok adalah konsorsium bakteri dan mikroalga di perairan. Bioflok ini berguna untuk substitusi pakan dan pengontrol kualitas air. Saya juga menambhakan bakteri baik (seperti yakult), yang disebut probiotik untuk kesehatan pencernaan udang. Di akhir penelitian, saya bandingkan produktivitas udang yang dikasih perlakuan dengan udang kontrol..

Tugas akhir saya dibimbing oleh Pak Gede (Dr. Gede Suantika), pakar akuakultur nasional (oye banget kan!!), dengan partner TA Astri Elia, yang ulangtahunnya sama. Lucu

aja kita ultah nya sama, TA nya sama. Hehehhe..

TA dilaksanakan selama 8 bulan (dari november 201

0-Juni2011), dari yang seharusnya menurut timeline Cuma 4 bulan.. hahaha !!! namanya aja TA, masih belajar meneliti .. SUPER CAPEK dan menguras tenaga, biaya, jiwa raga… ohh.. saya jadi jerawatan dan kusam.. hiks hiks..

Alhamdulillah, saya dan astri berhasil meneyelesaikan TA dengan data yang

sesuai harapan. Kami tidak perlu mengulang running perlakuan thd udang. Beruntungnya, TA kami dipresentasikan di forum internasional London International Youth Science Forum (LIYSF) 2011, di London. (cerita tentang LIYSF akan menyus

ul)..

Menuju seminar

Seminar saya dilaksanakan pada tanggal 16 September 2011, di ruang seminar SI

TH lantai 3, jam 14.30 bersama seluruh geng mikroakuatik (dida, saya, astri). secara mum, seminar berlangsung memuaskan (versi saya, sebagai pemberi materi seminar) karena saya dapat menjawab pertanyaan dengan ilmiah dan oke (meskipun ada bagian yang oon.. dooh!!). khusus untuk seminar ini, saya ingin mengucapkan banyak teri

ma kasih kepada teman-teman yang udah dating mendukung saya.. kalian tahu, tepu tangan kalian ketika nama saya dipanggil penguji untuk maju menyampaikan presentasi adalah energi yang hebat untuk saya. Pada seminar kali ini, Kalianlah juaranya…

inilah kami geng mikroakuatik anak bimbing Pak Gede (dida, saya, astri)

Berikut ini catatan-catatan saya tentang seminar :

Setelah seminar, saya praktis capek dan tepar !! nginep di kosan yostal

dan tidur sampe puas… heheh. Setelah itu belanja !! dengan dida, lalu dengan yostal..

Sempurnakan skripsimu..

Ohhh skripsi yang penuh revisi dan kepusingan dikejar deadline.. hoossh… kami diberi waktu 1 minggu untuk merevisi semua skripsi dan mengumpulkannya di panitia sid

ang. By the waayyy… pembimbing saya supersibuk sekalii alhasil, skripsi saya baru sempet direvisi H-1.. grrrr !!!

Oh, ada cerita konyol tentang skripsi. Ketika saya pertama kali membuat skripsi, sebanyak 40 halaman saja (hanya bab 1-4), saya ditagih pak gede via telpon, begini kira-kira:

G : yosi, besok malem ke rumah saya ya, kita revisi skripsi bareng, kasihtau astri juga. Kerjain bab 1 sampe bab 4 dan daftar pustaka ya

Y: oh iya pak.. (suara gentar karena masih kacau balau nasib skripsiku)

Sms astri…

A: yosaayy… gw belooomm L

Y: gw juga.. ini namanya sangkuriang !

Di hari pengumpulan skripsi, saya sms pembimbing, “pak saya dg astri menuju rumah bapak untuk revisi skripsi” ---- ga ada balesan.. (perasaan ga enak)

Setelah muter-muter nyaasar, sampailah di suatu rumah. Saya telpon pembimbing

Y: pak, saya sudah di depan rumah bapak. Nomer 15 bukan pak?

G: bukan, no 25. Eh, yosi, kamu di rumah saya? Saya lg di luar. Saya ga dapet kabar dr kamu.

Y: glek! Iya pak, saya mau ngumpulin skripsi. Saya tadi udh sms bapak.

G: ga aada tuh sms nya. yaudah, kamu lempar aja ke garasi rumah saya. Besok dateng lagi, kita revisi..

Y: lempar aja pak ?? (miris, menahan airmata dlm hati.. ohhh skripsi sangkuriangku… kenapa dilempar.. ke garasi pulak)

G: iya..

Klik.

Astri… marilah kita lempar skrpsi kita dengan tangan kita sendiri.. miriiiisss…

Hikmahnya : kalo janjian dg pembimbing, lebih baik via telpon..

Kejadian itu sih terjadi 2 bulan sebelum seminar.. pasca seminar, skripsi kami dihormati kok. Ehehhe.

SIDANG show time !

Inilah saatnya isi kepala saya selama 4 tahun belajar di mikrobiologi diuji.. jadwal sidang : 30 september, 2011 jam 3-4.. penguji DIA, PA, GS.. (trio sejoli..)

Setelah berusaha mengkhatamkan kitab suci Brock, inilah saatnya..

Sejujurnya, saya merasa sidang saya masih kurang memuaskan bila dibandingkan denga

n seminar. Saya merasa sangat oon dan krg menguasai TA saya.. banyak sekali masukan mengenai TA saya, penulisan skripsi, dan lain-lain.. saya merasa kurang maksimal dalam menjawab pertanyaan para penguji.. ahh maafin saya pak gede…

Keluar ruang sidang, saya nangis.. gregetan sama diri sendiri… langsung dikerumuni oleh yostal, dina, maul, yasir, jekim, irna, intan yang udah stand by di depan ruang sidang.. huhuhu

Pas masuk lagi..

Saya dinasehatin banyak hal … intinya sih, SELAMAT ANDA LULUS (dengan nilai apa nih ??)

Kalimat berikutnya, “kamu langsung nikah ya..??” ehh…. (dalam hati: ah ibuu… baru seminggu yg lalu saya diputus hubungan dengan orang ituu… huhuhuh) curhaatt !!

“saya tadinya ga percaya kamu bisa menyelesaikan TA ini, tap ternyata performa kamu sangat baik” begitu kata pembimbing saya..

“lanjut sekolah lagi ya.. jangan pergi pergi dulu, saya masih banyak proyek” ehh.. di take..

Sejak saat itu, nama saya menjadi Yosi Ayu Aulia, S.Si ..

Alhamdulillah, terima kasih mama papa icha…teman2 mikro…

geng KMPA !! makasih yaa udah dateng ke sidang saya... :)





road to graduation

Setelah sidang lalu apa ?? persiapkan wisuda !! emang bener yah, setelah selesai satu urusan, lakukanlah urusan lain… hohohoo

Mulai saat itu, checklist nya adalah

Kebaya

Bukti penutupan rekening

Surat bebas pinjam

Persiapan syukwis

Gladi resik wisuda

Skripsi jilid rangkap3

Semua dalam waktu krg lbh 1 bulan..

Friday, 4 November 2011

randomisation

Atau kalau dalam english american, tertulis "randomization". sekarang saya lagi mood nulis yg random2.. yang tiba2 terpikir aja di kepala. Maklum, manusia otak kanan. hahahha.. sori ya sodara-sodara. Saya belum mood nulis tentang rangkaian kelulusan, wisuda, dan sebagainya dengan rinci tajam terpercaya.. Jadi saya mau nulis ini dulu aja..

1. Blog ini ditulis di pake komputer di rumah ! haha. Iya nih, lagi pulang aja, trus kangen pk komputer rumah. Kebetulan mamih habis selesai pake, yaudah deh sekalian. Lagipula, mumpung musim hujan. hahah. Apa hubungannya coba ? Hubunganya adalah Tangerang berhawa agak sejuk kalo lg musim dingin, jadi ga perlu nyalain AC plus komputer yang bikin sekring turun.

2. Saya suka musim di bulan ini ! Ehm, lebih tepatnya sejak agustus-akhir tahun. Waktu saya masih di London bulan Agustus lalu, yang masih musim panas ketika bunga-bunga subtropics bermekaran indah sekali, mata saya sangat terhibur dengan keindahan warna-warni bunga yang sangat beragam dan cenderung ga ada di Indoensia. Ketika saya pulang ke Indonesia dan menginjakkan kaki di Bandung, ternyata hal yg sama jg terjadi di Bandung : bunga-bunga bermekaran. Contohnya bunga kolecer di gerbang ganesha ITB, bunga UTS warna oranye di selasar labtek FT, dan bunga kuningo di depan PAU. They create ITB looks awesome. Musim bunga-bunga bermekaran tersebut berganti dengan mendung-mendung syahdu yang bikin Bandung bersifat bandung. Ya, bersifat ga panas terik melainkan sejuk dan adem. Istilah saya, “Bandung lagi bandung ya sekarang” à naoon siihh?? Musim akhir tahun ini ternyata membangkitkan nostalgia yang cukup banyak di benak saya. Mulai dari kenangan kanak-kanak hingga masa kini. I love to remember remarkable stories behind, that’s why I love this season.

3. Sahabat saya lagi sakit. Namanya Yostal, seorang gadis yangs erring dianggap kembarannya Yosay karena sering bareng2 dan memperkenalkan diri berurutan. Jadi, kalo kamui berkenalan “ Saya Yosay” , “Saya Yostal”. Kontan sang orang baru akan terkesiap dan bilang “Kalian kembar??”

Bukan itu ceritanya. Yostal lagi sakit ga tau sakit apa. Dia udah 2 minggu panas demam ga jelas dan puncaknya adalah pengsan ketika wisuda. Mirisnya. Bayangkan, dia adalah gadis tertanguh yang ditakuti segala macam penyakit, akhirnya tumbang bahkan di saat-saat penting dalam hidupnya. Hadoohh..cepat sembuh ya sayaangg… makanya ceeptan cek darah atuh neng, supaya cepet ketahuan sakit apa..

4. Saya mau dapet BB baru.. hihihi… pengennya sih onyx, mudah2 an dapet yaaa.. !!

5. Barusan saya membaca artikel tentang kaitan antara kegiatan olahraga/bermain anak2 yg bersifat spontan dengan perkembangan kedewasaan anak. Surprisingly, kegiatan yang bersifat spontan dan menyenangkan sangat berdampak positif bagi sikap kemandirian anak dalam mengambil keputusan, bersosialisasi, dan menyenangi pekerjaannya. Ketiga sikap tersebut sangat sering dikeluhkan oleh manusia “menuju dewasa” usia 20 an yg sangat rentan galau ini. Artikel tersebut jg menyatakan bahwa pembatasan ruang bermain anak akibat tata kota dan pembangunan yg kurang memperhatikan aspek perkembangan sosial, penjadwalan latihan olahraga bagi anak usia dini, dan keharusan untuk menang alam berkompetisi telah menggeser makna olahraga yang seharusnya bersifat menyenangkan. Hal tersebut tentu berdampak bagi perkembangan mental anak, dan tentu ketiga sikap tadi. Hmmm.. perlu direnungkan nih, kalo generasi saya aja udh banyak kegaluan, apalagi geenrasi anak saya nanti yaa.. generasi ketika semakin banyak pembangunan dan ruang terbuka hijau semakin sedikit. Hayoo.. para insinyur sipil dan planologi, mari kita pecahkan bersama..

6. Saya masih suka ngisengin adik saya. Oh, mungkin telihat tidak dewasa. Tapi saya merasa paling nyaman kalo sama dia. Termasuk berbuat iseng sampe bikin dia nangis. Dia dan keluarga adalah hal yang paling saya rindukan ketika sedang penat dg pekerjaan di Bandung. Puas banget rasanya kalo udh bikin dia cemberut gr2 kesel diisengin. Maaf ya ndut, salah sendiri kamu lucu, tembem, dan gendut. Aku kan jadi gemes. Hahahha…

7. Berita paling berkesan hari ini :

- lagu nasional timnas Filipina dan Vietnam tidak diputar tuntas ketika pertandingan pembukaan Sea games XVI… (maluu !!!)

- panitia New 7 Wonder Foundation Telah menyatakan pulau komodo sebagai salah satu nominator dr 7 keajaiban dunia. Tapiiii…panitia mengenakan biaya sekian (ratus) (ribu) dolar (aduh, maaf lupa nominal nya. Saya ga suka sm angka sih. Ahahha) untuk acara malam pengukuhan Pulau Komodo sbagai 7 keajaiban dunia.. Hmmm.. mungkin kampanye berikutnya : gerakan koin untuk Komodo.

Itu dulu deh,,, semoga saya segera punya mood untuk posting tentang wisuda.

Adios !

Sunday, 23 October 2011

keluarga

Ayah
Beliau adalah seorang teladan bagi keluarganya. Teladan tentang keyakinan kepada Tuhan, tentang kejujuran dan kepercayaan, tentang integritas dan kesungguhan, tentang bakti seorang anak kepada orang tua dan keluarganya, tentang keterlibatan hati dalam segenap perhatian, tentang kerja keras dalam kehidupan, tentang kepiawaiannya dalam berdagang, tentang kemampuannya dalam bersosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat, tentang kedermawanannya, tentang nilai kehidupan, bahkan tentang sudut pandang politik, tentang mimpi dan cita-cita, tentang jodoh, tentang menjadi istri dan ibu yang baik.
Saya memanggilnya Bapak.
Kelak, saya ingin memiliki suami dan anak laki-laki seperti Bapak.

Ibu
Ibu adalah lambang kasih sayang tak terhingga tulus kepada anak-anaknya, lambang doa yang selalu tercurah di sepertiga malam terkahir dan dhuha, lambang kerelaan pengorbanan, lambang kesabaran tiada akhir, lambang kepedulian, lambang sukacita, lambang kerinduan, lambang pengorbanan tertulus, lambang motivasi dan semangat kehidupan, lambang lambang ampunan, lambang kehormatan, lambang kehidupan, lambang keridhoan Tuhan.
Saya memanggilnya Ibu.
Kelak, saya ingin menjadi setulus Ibu.

Adik
Adik saya adalah sosok penuh keceriaan, kebahagiaan, kepolosan, kejujuran, kepedulian, kerinduan, semangat, keramahan, kerendahan hati, persaudaraan, ketulusan, kecerdasan. Dia adik yang menyenangkan dan selalu saya rindukan.
Saya memanggilnya Icha ndutsyal.
Kelak, saya ingin memiliki anak seceria Ndutsyal.

Tuhan, terima kasih karena telah menganugerahkan saya keluarga yang sangat menginspirasi