Monday, 27 December 2010

deletion

saya baru saja menekan tombol 'delete" pada blog manager saya.

begitu pula dengan beberapa bagian dalam hidup saya.

kalau masih ada yang tertinggal. mungkin memang masih ada.

masih ada sebagai warna-warni kehidupan. itu saja.

Monday, 6 December 2010

doa untuk

seorang laki-laki, yang tidak saya kenal, tetapi memberikan pengaruh tersendiri untuk kehidupan saya..

semoga Allah segera mengangkat sakit yang kau alami..
semoga Allah mengizinkanmu menyaksikan peristiwa akbar 1-2 tahun mendatang..
semoga Allah mengizinkan saya untuk berbakti dan memberikan pengabdian terbaik..

secara langsung, saya bukan siapa-siapa bagi dirinya, begitu juga sebaliknya.
namun melalui getar nurani saya, seolah-olah Tuhan hendak menitipkan sesuatu ketika berita itu tersampaikan..

apapun itu, doa tulus selalu tercurah..

semoga Allah memudahkan..

kualitas

seringkali, kita tertipu oleh kuantitas, jumlah. kita sering menganggap bahwa semakin banyak semakin baik, semakin berlimpah semakin makmur, dsb. sehingga muncul pula anggapan2 lain misalnya

-banyak anak banyak rejeki
-sebagai mahasiswa (termasuk saya) tentu memilih paket makanan yg paling banyak jumlahnya
-atau semakin banyak waktu belajar, semakin baik (saya sih lieur)

dan sebagainya..

padahal, tanpa kita sadari, kualitas lebih utama. sebenarnya saya adalah tipe orang yang lebih mengutamakan kualitas daripada kuantitas. karena saya merasa lebih puas dengan pencapaian yang saya raih, yakni hasil yang berkualitas. tapi pada beberapa hal, saya cenderung memilih kuantitas, misalnya makan. hahhhaaa..

ketika saya menulis postingan ini, tiba-tiba saya teringat suatu pernyataan di alquran, bahwa manusia yang paling mulia adalah manusia yang paling baik (ahsanu) akhlaqnya (amalannya); bukan paling banyak amalannya. kalo dipikir2, bener juga sih. amalan yang banyak belum tentu baik dan belum tentu diterima. tetapi amalan yang baik sudah pasti diterima.

analogi dari kuantitas vs kualitas adalah bola emas dari pertandingan quiditch di harry potter. di pertandingan itu, peserta berlomba2 untuk memperoleh bola emas, bola terbaik. peserta yang mendapatkannya sudah pasti menang, sedangkan peserta yang mendapatkan bola lain, meskipun dalam jumlah banyak, belum tentu menang. (sebenernya saya agak lupa aturan mainnya sih. ahha)

lalu siapakah yang mampu memperoleh bola emas itu? siapakah yang mampu melakukan amalan terbaik ?

tentulah orang yang memiliki kemampuan dengan kualitas terbaik, orang yang paling kompeten.

yah, meskipun tanpa mengabaikan kuantitas, kualitas (menurut saya) jauh lebih penting daripada kuantitas. apalagi di era yang menuntut serba bisa dan serba cepat ini.

jadi, pilih yang mana ?

- banyak anak tapi rata2, atau secukupnya tapi berkualitas
- punya waktu bersama setiap jam tetapi sia2, atau quality time pada sebagian hari
- makanan sehat secukupnya, atau makanan kotor yang banyak
- menjadi ahli di suatu bidang, atau bisa melakukan apapun dengan kemampuan rata2

yah yah... pilihan tetap dikembalikan kepada masing2 pribadi. kuantitas penting, tetapi kualitas lebih utama..

Thursday, 2 December 2010

kuliah wajib terakhir


bersama mikrobiologi 2007..

Ah deaaarrr,,, I love you..
sedikit cerita tentang hari ini. Kuliah wajib yang kami ikuti bersama untuk terakhir kalinya adalah
"imunologi dan patogenesis mikroba". well, kuliah yang diadakan jam 7 pagi ini praktis memberikan kesan tersendiri untuk saya.
kenapa berkesan ?
yah, karena inisiatif para mikrobabes juga sih..

kami berinisiatif untuk foto bareng pake kostum bunga2 untuk yg perempuan, dan kotak2 untuk yang laki-laki. yaaapp... setelah kelas usai, kami segera meluncur ke plaza widya, foto bersama tapiiii....

upps..

ya ya... lagi kita harus menunggu nona last minute yang telah menyandang gelar tersebut sejak kulap ekomik.. hahhaha... (piss hawa !)



whatever.
we loved to do that..



well. keceriaan tadi hanyalah satu dari sekian banyak kenangan yang kami bangun bersama. dan saya merasa sangat bangga sekali untuk menjadi bagian dari mikrobiologi 2007.

dimulai dari kelas mikrobiologi umum, praktikum proyek mikro, merencanakn kulker bersama, kulker ke singapura, fermenstation, praktikum PTF dan mikan, makrab ke de ranch, buka puasa bersama, dan lain lain dan lain lain yang masih lebih banyak lagi... saya merasa sangat nyaman dan bahagia berada di antara mereka, saya nyaman menjadi diri sendiri, nyaman untuk memberikan sesuatu kepada mereka, dan nyaman untuk merencanakan hal-hal besar bersama mereka..

setelah acara tersebut, momen untuk bersama akan sangat jarang ditemukan. masing masing dari kami akan menempuh jalan hidupnya masing2 dan mencapai cita-citanya.
ada om yang akan segera menikah, desi dan amel yang TA di perusahaan, aldina yang masih di jepang dan tampaknya akan ke luar negeri lagi, heidy dan tamtam yang masih di negeri gingseng, dan lain lain termasuk saya yang masih menegrjakan TA bersama partner..

apapun itu..

tetaplah menjadi pemenang, tetaplah menjadi cahaya, dan tetaplah mengingat bahwa keberhasilan kita tidak terlepas dari masa-masa yang kita lewati bersama,,

I love you, microbabes..

Tuesday, 30 November 2010

di atas

bagaimana rasanya berada di atas ?

pertanyaan tersebut sering berkelebat di benak saya beberapa tahun lalu, melihat teman2 yang berada di atas, melihat jajaran direksi di suatu perusahaan, melihat pejabat2 kampus dan fakultas, melihat para wakil rakyat yang sering disoroti integritasnya..

kali ini, saya diberi kesempatan oleh Tuhan untuk merasakan simulasi atas peran-peran yang saya sebutkan sebelumnya..

menjadi pengurus di himpunan. Tepatnya menjadi staf ahli kahim bagian MSDM. Bila dilihat dari strukturnya, ga salah lagi, posisinya di atas bgd,, sejajar kahim, tetapi wewenangnya beda. Sedikit cerita, saya berperan dalam mengatur flow SDM, keterlibatan SDM, dan segala tetek bengek yg berkaitan dg SDM. Sejujurnya saya senang sekali mengerjakan hal ini, meskipun berat dan penuh tantangan. Banyak seruan, aspirasi, keluhan, curhatan, cercaan, kritik, saran, atau apapun itu.. seringkali saya merasa "wew, berat deh, salah kayaknya ambil amanah ini" atau "kayaknya harusnya ga begini", atau kalo lagi overheated, saya akan bergumam "waahh gilaaa apa nih... nyerah aja apa yaaa"

heuuhhh.....

tetapi, hati saya selalu bilang "do it, yosay. you can do it"..

dan untungnya, Allah selalu mengingatkan saya, melalui teman2 yang selalu menyemangati, melalui ayat favorit saya (Albaqarah : 286-288), melalui kepercayaan teman2 saya yang lain.. ketika didera rasa putus asa, saya hanya mau bekerja saja, berpikir saja, cari saja solusi terbaik. saya ingat, bahwa Tuhan melihat pekerjaan kita, dan akan diberi lebih baik dari yang dikerjakan. saya yakin itu.

berada di atas, artinya kita diberi kpercayaan untuk mengelola lebih dari diri sendiri.
berada di atas, artinya kita dituntut tahu lebih banyak tentang yang ada di bawah kita, dan menyikapinya dengan kebijaksanaan.
berada di atas, artinya kita dipercaya untuk mengayomi dan memberikan performa kerja terbaik untuk yang ada di bawah kita.

berada di atas, atinya kita berada di persimpangan jalan menuju ridho-Nya atau murka-Nya.
saya ingat, bahwa salah satu kriteria yang diberi naungan Allah di hari akhir adalah pemimpin yang adil. tapi sebaliknya, pemimpin yang zhalim akan diminta pertanggung jawaban atas kezhalimannya..

berada di atas, artinya kita berada di persimpangan untuk memutuskan jalan yang kita ambil : benar atau mudah.

semoga Allah selalu membimbing kami..