Monday, 15 October 2012

Gent : Catatan Hati


Ini catatan yang langsng saya copy paste dari notes blackberry. original dari cuatan hati saya. hihi..
Di atas semuanya adalah اللّهُ yg maha merencanakan :
1. If you are sincere, people will be sincere to you as well.
2. Sincere is about your heart, attitude. Ketulusan adalah bahasa kebaikan yg universal.
3. Menjadi muslim di negara non muslim adalah tantang menjadi rahmatan lil alamin. Kalau kamu baik di tengah lingkungan baik, itu wajar. Tp kalau kamu baik dan bermanfaat di lingkungan yg berbeda, itu luar biasa.
4. Di sini, ayat2 اللّهُ terasa nyata dan terdengar lebih lantang.
5. Hati2 !!!
6.Luruskan niat, jaga hati
7. Go Travel and find out yourself !
8.Mandiri, peduli, berani, no prejudice
9. Yg menyenangkan disini adalah : transparansi,kejujuran, dan straight to the point. Hitam adalah hitam dan vice versa. Pujian bukanlah jilatan dan menyampaikan kritik tidak berarti kebencian. You don't need to be fake to get love, to get friendship, to be helped, to help, to be cared, to care. You only need to figure out yourself and be confidence, be true, be honest to yourself, appreciate, thanks. And then you will do either to everyone, and everyone will do the same.
10. Friendship is friendship. No boundary about race, nationality, what you have, how many your cars, what is your political view, or how rich you are. It is about sincerely asking your name, your feeling, your offering help, and others. Be sincere !
11. Menatap mata, menganggukkan kepala,senyum, mengucapkan terimakasih setiap ditanyakan kabar.

Gent : Pelajaran Hidup

For sure ! Saya di sini ambil dua master degree : Food Technology dan PPKN :)

Tiba-tiba saya seneng banget sama pelajaran PPKN yang dulu waktu SMP tuh malesin banget. Disini, semuanya terasa nyata dan aplikatif.

Daann.. saya suka paradoks ini :

Di tengah lingkungan yang minoritas muslim, ayat-Nya terasa lebih nyata. Inget ayat ini ?


Al-Hujurat:13

Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling takwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

1. Kalau di Indonesia saya mengenal berbagai Suku Jawa, Sunda, Minang, Batak. Papua, Melayu,  Betawi, dan belasan ribu suku lainnya.. Di sini, saya mengenal Bangsa Aria, India, Afrika, Arab, Asia, Eropa, Amerika, Latin, dan Serbia.. Alhamdulillah Allah memberi saya kesempatan untuk mengenal keagungan ciptaan-Nya. Mengenal karakter mereka, bergaul, dan berteman baik.

2. Dan ternyata, ketakwaan (dalam terminologi pergaulan manusia) adalah manusia yang bermanfaat. Yang akhlaqnya paling baik, yang paling ramah, yang paling attentive, yang paling helpful, yang paling bisa memberi kebahagiaan dan pencerahan.. Itu semua dicontohkan Rasul dan dituntunakan dalam Quran.

Ada banyak cerita yang saya alami sendiri , yang menjadi bukti akan buah kebaikan. Tapi, benang merahnya satu : Jika engkau menjadi rahmat, maka rahmat akan mendatangimu.

Di sini, saya belajar menjadi rahmatan lil alamin. Menjadi pencerah bagi (paradigma) mereka (terutama tentang kaum muslim). Semoga Allah meridhoi.

"Maka nikmat Tuhanmu manakah yang kau dustakan"

Regards,

@yosay_aulia

Sunday, 7 October 2012

Gent : fun fact

Assalamualaikum! :)

Daar all..

Hoe gaat het ?

Ik ben 3 weeken in Gent.

Selama tiga minggu di sini, saya menangkap beberapa fakta menarik tentang kehidupan di Gent yang terangkum dalam tulisan ini.

  1. Melambaikan tangan adalah cara yang digunakan untuk menghentikan bus atau tram. Persis di Indonesia. Jadi, meskipun kamu menunggu bus yang benar di halte yang tepat, bus tersebut tidak akan berhenti kalau kamu tidak melambaikan tangan (dan tidak ada penumpang bus yang turun di halte tersebut). Lucu ya, persis di Indonesia. Bedanya, di sini jadwal bus teratur, pemberhentian selalu di halte (bukan di sembarang tempat). tidak ada ngetem, dan pembayaran dilakukan di awal ketika pertama kali masuk. Dijamin nggak ada macet gara2 bus. Mungkin Pak Jokowi bisa mencontoh ini :)
  2. Shalat dengan iringan lonceng gereja adalah hal lucu yang pertama kali saya rasakan di sini. Yap, kaum muslim minoritas di Gent. Selain karena itu, housing saya dekat dengan gereja yang setiap hari mendentangkan lonceng. Lucu aja, kalau biasanya saya shalat diiringi murattal dari menara masjid, saat ini saya shalat diiringi dentang lonceng gereja. Kalau melihat lebih dalam lagi, saya merasakan betul pentingnya toleransi dan kehadiran Dia dalam diri.
  3. Kentang goreng atau Friets (sebutan kentang goreng di Belgia) lebih enak daripada belgian waffle. Hahaha. Well, ini murni selera saya yang memang penggemar friets. Ah salah banget deh, friets is my guilty pleasure. Meskipun mengandung banyak lemak jahat dan pengawet, tapi enaaaaaakk... Potongannya lebih besar dan selalu disajikan dengan mayonaise atau saus wine mayonaise.
  4. Beer, waffle, coklat, dan friets adalah makanan khas belgia. Dan, cured ham. Well, yang bisa saya coba cuma waffle, coklat, dan friets. Enak. Sekian.
  5. Alsjeblift artinya silakan. Selalu diucapkan ketika membayar makanan, menyerahkan sesuatu, menerima kembalian, dan lain-lain. sopan.
  6. Gent is made for Bicycle. Nice !! Kalo di Bandung saya selalu mengendarai motor, disini saya mengendarai sepeda. Sehat, aman, nyaman. Hal yang menyenangkan adalah pengendara kendaraan bermotor sangat toleransi terhadap kami, pengendara sepeda (dan pejalan kaki). Mereka akan menunggu kami saat melewati persimpangan atau menyebrangi jalan. Hal tersebut juga membuat kami turut menghormati mereka, sehingga kami akan mengucapkan terima kasih dengan melambaikan tangan dan mengayuh sepeda dengan segera. Kalau semua saling menghormati dan bertoleransi ternyata nyaman kan..
  7. Goedemorgen, goedemiddag, goeddenavond adalah salam yang selalu diucapkan ketika saling bertemu.
  8. Belgia penghasil coklat ? Nope ! Belgia adalah pengolah coklat yang dihasilkan oleh Ghana dan Indonesia. Pohon coklat butuh iklim tropis untuk pertumbuhannya. See ? Yuk pelajari teknologinya (ngomong sama diri sendiri). Mohon doanya ya kawan-kawan.. :)
  9. Instead of copy centre, you will find club and beer shop around my housing residence. Anak muda di sini doyan banget party dan minum beer. Kalo udh weekend,, kaleng dan botol beer berserakan dimana-mana.. Anak muda Indonesia jangan begitu yaa..supaya negara kita bisa maju.. :)
  10. apotek lebih mudah ditemukan daripada ATM. lucu!
  11. biaya kesehatan di sini sangat mahal. Untuk visit dokter umum saja dibutuhkan 20 Euro yang setara dengan 240ribu rupiah. Makaa..jagalah kesehatan ketika di sini..
  12. Perempuan perkasa dengan pekerjaan supir tram atau bus, pengendara boat, mengangkat beban berat di pertokoan akan banyak ditemukan di sini.
  13. Mandiri adalah karakter khas mereka (khas orang eropa). Segala sesuatu dikerjakan sendiri dengan memanfaatkan fasilitas yang disediakan.
Segitu dulu yaa :) Ada banyak pelajaran yang ingin dibagi juga.. Sekarang sudah beranjak malam.. waktunya tidur malam..

Goedenacht :)

Regards,

@yosay_aulia

Saturday, 29 September 2012

Gent : First week of school

Assalamualaikum !

Walaupun saya berkuliah magister, saya tetap lebih senang bilang sekolah. Hiiihii..
Well, saat ini saya sedang menikmati weekend setelah seminggu (pertama) kuliah. Daan..weekend emang selalu indah.. bahagia bebas dan seger gimanaa gitu.. Btw, orang sini (seperti kebanyakan orang barat pada umumnya) juga sangat "mensakrakalkan" weekend. Mereka tidak ingin banyak kegiatan "serius" seperti perdagangan, sekolah, dan lainnya di akhir pekan. Makanya banyak toko yang tutup di hari Minggu, banyak jadwal kuliah yang dipotong di Jumat sore, dan lebih sedikit tram, kereta, atau bus yang beroperasi di akhir pekan. Sepi deh. Mungkin juga karena semalam sebelumnya mereka pada teler karena beer party. huohoho.

Cerita tentang sekolah.. Sekolah saya ini menyenangkan sih.. Alhamdulilah.. Sekolah saya bernama Faculty of Bioscience Engineering. Terletak di Coupure Link Gent. Coupure Link artinya sebelah kiri (Sungai) Coupure. Jadii,,,saya sekolah di pinggir sungai. Bagus lhoh! Andaikan Ciliwung atau Citarum bisa begini.. wow.. keren deh.. Bagi saya, sungai ini punya peran refrshing tersendiri, terutama bagi saya yang pulang pergi naik speeda. Jadi setiap pulang kuliah dan merasa jenuh, saya bisa bahagia melihat sungai yang mengalir lancar ditambah beberapa boat yang "parkir" di pinggir sungai, sambil merasakan hembusan angin (yang luar biasa dan sering bikin masuk angin).


Mengenai sistem pendidikan, saya merasa sama aja sih. hahhaa.. sama aja kayak di ITB. Perbedaan paling terasa adalah bahasa pengantar, yang pasti di sini menggunakan Bahasa Inggris. Mahasiswa juga dituntut lebih mandiri sih karena segala sistem dan materi disediakan secara online Oh, perbedaan mencoloknya adalah 1 jam pelajaran = 90 menit. dor! perjalanan hidup yang panjang, kawan..Tapi kan saya baru seminggu di sini, jadi belum bisa memberi penilaian yang komprehensif juga. Mengenai pertemanan, alhamdulillah teman-teman saya baik-baik.. Ada Marylis, gadis Perancis yang well organized. Zahra, orang Iran yang manis. Jo dan Dulce, orang Filipina yang suka ngantuk di kelas. Jude, orang Ghana yang pinter kimia. dsb.. Yang paling saya suka dengan kuliah di sini adalah sistem egaliter dan quote-quote dari dosennya. Meskipun dosen yang mengajar bergelar profesor, tapi kami (mahasiswa dari bangsa dan ras manapun) bisa sangat akrab dan terbuka menanyakan apapun. Ada beberapa quote yang sangat saya suka

"First, you must prepare your self" - Katleen (koordinator food tech)
"You must do it now, otherwise you will have a problem" - (Prof. Bruno, dosen Food Chem)
"There is no bad food, but bad diet" - (Prof. Koen, dosen Food Processing)


Sejujurnya,, saya di sini lebih banyak belajar tentang kehidupan. wahahaha... Saya belajar untuk bahagia dan ikhlas menjalani apa yang saya hadapi dengan penuh cinta..
Misalnya. Beberapa hari terakhir saya sakit flu. Cukup parah, tapi gabisa ke dokter karena ga sempat. Saya kuliah dari pagi sampe sore. Sepulang kuliah harus segera beres-beres, masak, mencuci, dan mengobati diri sendiri. Kalau saya males masak , atau mencuci dengan omelan , atau menyiapkan hari dengan keluhan.. hasilnya nanti akan lebih buruk lagi. Terrible. Jadi, saya harus tetap menjaga mood, tetap optimis, beriman kepada Kebaikan Allah, dan memutuskan untuk tetap bahagia menjalani hari-hari ini. Semoga saya tetap seperti itu, meskipun nanti tugas kuliah mulai meningkat drastis, mulai banyak kegiatan, dan lainnya..

Hmm.. apalagi yaa..
Mau cerita ah. Meskipun saya jarang masak di rumah, tapi masakan saya di sini dipuji enak sama teman-teman Indonesia maupun negara lain. hihii... seneng deh..

Udah dulu cerita dari Gent.. semoga bisa memberi inspirasi..

Have a nice weekend..

Regards,

@yosay_aulia



Sunday, 23 September 2012

Gent : New Life

new life, new experience, new responsibility, new heart.
Ya, hati yang baru. Saya merasa perlu membuka hati yang baru untuk kehidupan yang pasti akan memberi banyak perubahan positif pada diri saya.

Hari ini tepat seminggu saya berada di Belgia. Bahagia dan excited sekaligus masih homesick, masih suka kangen rumah, kangen bandung, kangen adikku, dan kangen teman-teman. Tidak terasa ya, seminggu yg lalu saya berangkat dari Bandara Husein Bandung, diantar keluarga dan sahabat-sahabat. Ucapan selamat jalan, doa, souvenir, uang saku, dan berbagai bentuk simpati dan kasih sayang yang disampaikan secraa langsung maupun via media sangat sangat sangat berarti bagi saya. Saya merasa tidak sendiri.

Hari ini temperatur di luar ruangan mencapai 9 derajat Celcius. Frozen bite di kaki dan semilir angin cukup bikin semriwing sih. Butuh effort untuk bisa mencuci pakaian di laundry, belanja kebutuhan makanan, dan segala aktivitas di luar ruangan. Tapi menyenangkan kok. Alhamdulillah semua bisa diatasi dengan baik.

Jadi inget deh, seminggu yang lalu saya tiba di Brussel dengan sebuah koper super besar 30kg, tas 5 kg, ransel, dan koper kecil 8 kg. Heboh. Sempat riweuh pas mau check in di Husein krn bagasinya over load. hahhaa..untung ada teman yg bobot bagasinya kurang dr kuota, jadi saya bisa pakai jatah dia tanpa bayar denda. Perjalanan Bandung-Singapura-Doha-Brussel membutuhkan waktu 28 jam termasuk transit. Tepar!

16:40. Bandung-Singapura : 2 jam dg Silkair. Pesawatnya bagus (lebih bagus dr pesawat murah di Indonesia), makanannya enak. Transit di Changi 1:50 (waktu hanya cukup untuk segera check in dan ke toilet).

21:20. Singapura - Doha : 7 jam dengan Qatar Airways. Pesawatnya lebih bagus dan lebih besar. Fasilitas lengkap, tayangan TV nya bagus, makanan lumayan, pramugarinya cukup ramah. Transit di Doha international airport, tiba pas tengah malam. Untung di airportnya bagus dan ada silent room (ruang khusus tidur bagi penumpang yg transit lama). Cukup membantu memulihkan tenaga. Oh, ada masjidnya juga lho. Masjidnya bagus dan bersih, serta mengumandangkan adzan subuh.

8:30 pagi. Doha-Brussel : 8 jam dengan Qatar Airways. Sampe Brussel jam 3 sore.

Dari Brussel international airport, dijemput oleh Kak Ulfah dan Kak Uti (yang ternyata anak IC !! Jadilah kami bertiga anak IC disana) dan langsung ke Stasiun Gent St.Pieters naik kereta. Hmm... infrastruktur stasiun dan rel keretanya mirip infrastruktur di Indonesia. Tapi fasilitas, kenyamanan, dan kebersihan keretanya jauhh lebih bagus daripada Indonesia. Tiket kereta bisa langsung dibeli di loket di bandara. Harganya 14 Euro.

Sampe Gent St.Pieters, dijemput oleh kak Tazy dan Syifa (magister akuakultur di UGent). Dari stasiun, ke housing naik bus dengan bersusah payah karena harus membawa koper luar biasa akbar.

Sisa hari itu, saya habiskan untuk mandi, makan, dan istirahat. Penyakit jetlagnya masih ada sampai 3 hari kemudian. Fuuuhh...

Senin-Jumat, saya gunakan untuk menata diri dan kehidupan... Mengurus housing, tanda tangan kontrak beasiswa, ke Leuven untuk mnegurus administrasi di KUL, sewa sepeda untuk 3 bulan, survey lokasi, ke fakultas, welcoming days, orientasi, dan berkenalan dengan teman-teman baru..


Hmmm..
Saya senang dengan pergaulan di sini karena (alhamdulillah) ternyata sangat toleran dan menghargai perbedaan. Kami dapat hidup berdampingan, saling menyapa, bertoleransi, ngobrol, dan saling membantu meskipun kami sangat berbeda. Pelajaran penting bagi saya adalah : Kebaikan akan dibalas dengan kebaikan. Kalau kamu menolong, kamu pasti ditolong. Kalau kamu menyapa, kamu pasti disapa balik. Kalau kamu senyum, pasti mereka senyum juga. Sebenernya mereka senang sekali lho punya teman yang berbeda, mereka sangat open minded. Tips ngobrol sama orang asing : tanyakan "apa yang menarik dari negara kamu?" pasti mereka akan cerita dengan senang hati.. Trus, bahas terus tentang negara mereka, ucapkan sedikit2 bahasa mereka, mereka pasti senang bahkan mengundang kalian ke rumahnya.. asik kann

Tentang kesehatan, makanan, dan lingkungan.
Menyenangkan ! Semua menyenangkan. Alhamdulillah penyakit masuk angin saya bisa teratasi, alergi detergen jarang kambuh, migren juga hilang (wow alhamdulillah), dan yang penting saya senang dengan kehidupan ini. Makanan,, saya sering masak dan makan bekal dari Indonesia. Sejauh ini semua baik-baik saja. Saya selalu memilih produk ikan, beli makanan berbahan tumbuhan, dan menghindari junkfood. Oh, di sini air keran nya potable, jadi saya hanya perlu beli teko penyaring bisa minum. Sekarang Belgia udah masuk musim gugur. Temperatur mulai rendah dengan sedikit gerimis. Kangen Indonesia, pasti. Tapi di sini juga menyenangkan. Tranposrtasi utama adalah kereta dan tram, tapi saya naik sepeda (lumayan mengahangatkan dan menyehatkan badan saya yg semakin doyan makan karena dingin). Oh, disini sangat peduli lingkungan, contohnya adalag budaya memilah sampah. Tapiii.... kalo mereka habis partyy..duh kaleng dan botol beer (belgia sangat terkenal dengan beer nya juga, selain coklat) berserakan bercampur bau pesing di pinggir jalan. yaks!

Hmmm apa lagi yaa yang bisa diceritakan ,,, segitu dulu deh..

Besok saya mulai kuliah, sistemnya mirip kuliah di ITB... mohon doanya yaa.. smeoga semua lancar dan sukses.. amiin

Regards,

@yosay_aulia