Friday, 25 September 2009

kerinduan

Wahai Tuhan, adakah Kau ciptakan
mahluk yang bisa menggantikan kerinduan..

terkadang aku benci dengan perasaan ini
begitu menyiksa. dan tidak ada yang mengerti.

sadarkah ia.
tentang dirinya.
yang selalu berhasil membunuhku.
dengan kerinduan.

aku benci !!

Allah, just lead me to Your best way

where I can find miracle after

Because You know the secret love

I seal inside.

Monday, 21 September 2009

my 19th lebaran....

hahahayyyhh....

sejak gue masih bocah (walaupun skrg juga masih dibilang bocah. huh ! sialan..) lebaran adalah the best moment ever I've been always waiting for...

dan sekarang,,, adalah lebaran ke - 19 gue (ya secaraa... umur gue blum 20 tahun... heheh >> jangan iri..)

dan... selalu di JOGJA.... ahahahayayahh.... my hometown... the best city ever... yah... itulah tujuan permudikan gue setiap tahun.. setiap lebaran.. I really love this city.. karena selalu "ngangenin". entahlah,, sejak gue kecil, gue selalu sedih tiap mo pulang dari jogja... selalu ada kenangan, kisah, momen, dan sessuatu yg tertinggal di kota ini. kota yang walaupun panas, tetapi nyaman dan makanan disini murah2.. lebih tepatnya gue selalu dibayarin klo kesini. hahahaha...

lalu,, apa yang selalu gue lakukan ketika lebaran, lebih tepatnya... protokol2 yang meyerttai lebaran...?? hehhe

pertama. liburan dulu. ya iya lah, klo ga libur gue ga bisa kesini.
kedua. pulang kampung. dan selalu,, (sejak gue kelas 5 sd) gue ke jogja duluan. and mostly,, ALONE... yeah... gue ke jogja sendiri sejak kelas 5 SD.. hahhaha...
ketiga. menetap di rumah nenek gue di deket keraton, mampir2 ke rumah sodara2 yang (masih ada ) di jogja..
keempat. iktikaf sama sodara2..
kelima. ketika bokap nyokap gue dan adek gue sudah tiba menyusul gue di jogja, gue semakin gencar mengunjungi sodara2 gue, dan buka bersama. it means = makan enak dan gratis. hahahha...
keenam. jalan2..

ketika lebaran?? apa yang dilakukan

well,, malam sebelumnya :
ada takbiran keliling kota jogja. waktu masih bocah sih gue rajin ikut pawai itu. tapi pas udah gede, gue memilih untuk nonton dr pinggir jalan deket rumah enenk gue. and I capture it. selain lebih seru karena ngumpul sama semuaaa sodaraa (dr nyokap and bokap), gua bisa ngeliat lebih banyak pawai dan atraksi kesenian dr berbagai peserta lomba (yaahh... pawai ini dilombakan di setiap kelurahan di jogja). dan gag capek. heheh... karena gue udah gede dan harus bantuin nyokap siap2 buat ;ebaran besoknya.

oke...

ketika hari-H,, 1 Syawal..

setelah ngemil dikit2, mandi, sholat subuh pastinya, dan berbusana yang baik dan benar,,, gue sekeluarga berangkat ke alun2 utara,, dan sholat berjamaah disana. bersama kanjeng Sultan Hamengkubuwono.. hehehhe...

setelah sholat,,, balik ke ruamh nenek, makan lontong sayur dan sirup rasa cocopandan (entah kenapa menu ini bagaikan kewajiban di keluarga gue ketika lebaran)..

setelah itu,,, kami sekeluarga sungkeman, maaf2an.. (pertamanya sih gue sama bokap nyokap dan adek gue dulu --> ber4 aja. trus dilanjutin sama keluarga besar)

yaa... acara sungkeman adalah puncak acara lebaran di keluarga gue.. kita semua bermaaf2an.. dari mulai (almh) nenek,, bude pakde yang paling tua, sepupu2 gue.. menantu cucu cicit.. semuaa...

dan pasti ada rasa trenyuh, terharu, nangis, tapi lega... dan juga indah... I love my family !!

setelah itu,,, maaf2n dilanjutkan ke tingkat RW... hahah... iya,, RW setempat mengadakan acra halal bihalal antar warga. termasuk yang udah pada merantau kayak bokap nyokap gue.. dan ya... acara yang diadakan di mesjid deket rumah nenek ini (namanya mesjid taqwa).. terjadi lebih rame dan seru... hehehe... karena hampir semua keluarga gue ada di sini !! hukakaka... (secara,, bikap nyookap gue adalah korban cinlok antar tetangga. heheheh)

dan ini yang paling gue seneng : JALAN JALAN dan silaturahmi ke bude gue yang paling senior di sebuah desa nan asri permai di sleman. hahaha... foto2, makan ikan gurame yang diternak, dimasak, dan dimakan sendiri..hihi... pake sambel yang muantep tenan. plus salam tempel. ahahhaha... dan yang lebih gue suka : foto2 !! hahaha... enath kenapa, gue seperti ga pernah kehabisan gaya dan momen untuk foto2 di sini. entah itu foto keluarga, foto2 di sawah, pinggir kali, deket danau, kandang kebo... hahahah.... secaraaa di tangerang, atau bandung kota, gag ada nih tempat indah kayak gini...

setelah itu,,, dilanjutkan ke

muntilan

purwerejo

atau klaten

surabaya

dan jalan2...

dan tahun ini... semuanya gue jabanin !! dari jogja, ke sleman desa (yang cukup jauh), purwerejo, surabya, plus desa slarong... hahhaha... membuat gue tersadar : sodara gue banyaaakkkk bangedd... subhanallah... bgimana gue bisa tetep keep in touch ya..?? heu... semoga bisa..

oke oke...

happy lebaran everyone...

Thursday, 17 September 2009

tentang doa

salah satu yang menarik dari Ramadhan adalah : momen pengabulan doa.

dan saya tidak akan menyia2kan nya... kata teteh mentor saya,

"kehidupan kita 11 bulan ke depan. bisa jadi ditentukan oleh kehidupan Ramadhan kita saat ini (sebelumnya)"

iya juga ya...

tentang banyak poin.. tapi yang paling menarik adalah momen "kepompongRamadhan" dan "wishful praying" heheh... itu sih istilahku aja... dan menurut saya, keduanya berkaitan..

ketika saya berdoa, terutama saat Ramadhan, saya berusaha sekuat-kuatnya untuk bersungguh2..

dan seringkali saya mengamati apa yang terjadi..

1. langsung dikabulkan... pernah, dan saya terkejut. ajaib... subhanallah..
2. ditunda, pernah juga.. dan hal ini membuat saya berpikir, bersabar, dan merasa semakin dekat dg Allah..
3. diganti dg yang lebih baik.. juga pernah.. dan ini membuat saya bersyukur luar biasa. meskipun awalnya saya sakit hati dan kecewa.

ada benang merah di antara ketiganya (terutama yang k2 dan k3)


sesungguhnya, saat kita tertimpa masalah dan kita berdoa, Allah sedang bicara pada kita.. mengajak kita berpikir, dan mendewasakan kita..


dua momen yang terakhirlah yang pada akhirnya akan membentuk kepribadian dan sikap kita untuk menghadapi masalah..

dan satu lagi,, Allah Maha Tahu. lebih dari diri kita sendiri. dan Dia yang lebih tahu mana yang kita butuhkan, bukn sekedar kita inginkan...

dan seringkali manusia (trmasuk saya) terlambat menyadarinya.. padahal rencana Allah itu selalu indah...


maka seringkali ketika berdoa, Allah menanggapi dg cara yang berbeda2.. sebab Allah Maha Tahu.. sedangkan kita tidak..

lalu apa hubungannya dg kepompong ramadhan ?

saat kita berdoa dengan sungguh2... maka Allah akan menagbulkannya. misal,, kita berdoa " Ya Allah... semoga IP saya naik smseter ini"

maka dengan kuasa-Nya, somehow, kita "diubah" dan dibimbing untuk jadi lebih rajin, lebih fokus kuliah, dsb...

ga percaya? coba deh...



so...



manfaatkan momen Ramadhan yang tinggal beberapa langkah ini.. untuk berdoa dan bermunajah dg sungguh2 pada Allah.. karena Allah akan menuntun kita menuju apa yang kita munajahkan.. insya Allah. amin..

posting

akhir2 ini gue kok serius banged sih postingannya??

entah lah.... mood nya lagi bgitu...

ntar ya... klo ada ide lagi. aku posting,, hehehe...

melihat ke dalam

lagi-lagi satu catatan tentang dirinya.. yang mengajarkanku tentang menjadi dewasa. menghadapi orang lain, masalah, dan kemelut hidup (agak lebay sih ini...). ya,

aku melihat kebesaran Allah Yang Maha Tahu,,, klo yosi ayu aulia ga bisa diaksarin dan digalakin. ga bisa dibentak.dan berperasaan halus. tapi akan sangat tergugah untuk belajar bila terjepit keadaan.

satu lagi pelajaran..

melihat ke dalam..

kita mesti telanjang
dan benar-benar bersih
suci lahir dan di dalam batin

tengoklah ke dalam sebelum bicara
singkirkan debu yang masih melekat ...

(Ebiet G.Ade -- Untuk kita renungkan)

sepenggal lirik lagu om Ebiet G. Ade tiba2 menjadi sangat kuat menyentil saya yang kurang berihtisab (menurut istilah Teh Nadia, kakak mentor tersayang). ya, saya kurang melihat ke dalam diri sendiri. sebelum protes dan bicara.

dan dengan caranya, dibuatnya aku tersudut malu dan tak berdaya. dia menegurku.

kaget, shocked, dan tidak menyangka. ternyata aku seperti itu.

tapi kondisi itu (bukan cara itu) sungguh ampuh menyadarkanku. bahwa aku, dia, atau siapapun, adalah manusia. yang pasti pernah salah, namun berhak dimaklumi dan dimaafkan. oleh karenanya, dia menyadarkan saya untuk bermuhasabah dan mengoreksi diri terlebih dahulu. sebelum saya berbicara..

namun aku, dia, atau siapapun adalah manusia yang pasti pernah berbuat salah, maka berhak untuk meminta maaf..


maafkan aku,,
terima kasih.. untuk jejak langkah yang mendewasakan aku...